bidang hijau dengan tekstur emas - 1997

Cemara  6  Galeri  bekerja  sama  dengan Selasar Sunaryo  Art Space dan Keluarga Alm. Umi Dachlan mengundang untuk menghadiri pembukaan pameran :

 

MYTHOMORPHIC

UMI DACHLAN

 

Sabtu, 30 Mei 2009 – pukul 17.00

bertempat di :  

CEMARA  6  GALERI

Jl. HOS. Cokroaminoto No.9-11,

Menteng – Jakarta Pusat

Pameran ini akan berlangsung hingga 14 Juni 2009 

 

 

UMI DACHLAN

Almarhumah  Umi  Dachlan (1942 -2009) adalah  satu  dari  sekian  seniman wanita  yang  telah  cukup  lama menjalani seluk beluk dunia kesenian tanah air.  Dia  juga menjalani  karirnya  selama  puluhan  tahun sebagai  guru seni lukis  di kampus Seni Rupa-ITB. Dari  tangannya, sudah banyak sarjana seni dilahirkan.  Umi   Dachlan   seringkali  disebut-sebut  sebagai  salah  seorang pelukis abstrak wanita terkemuka. Dia sering dinyatakan sebagai seseorang yang   turut  mempertajam   manifestasi seniman  kubu Bandung yang – oleh sejarah  seni   rupa  –  tak   jarang   disebut- sebut  sebagai   kubu   yang gigih menempatkan posisi mereka sebagai pembela seni-seni modern.  Selama itu pula,   Umi Dachlan pernah  menerima sejumlah penghargaan internasional dalam  kategori  pelukis  wanita  terbaik.  Selain  itu,  sepanjang tahun 1970-1990an,   Umi    Dachlan   seringkali     melawat  ke sejumlah  negara  sebagai partisipan  seniman  di  dalam  suatu  pameran hingga aktivitas sebagai juri kompetisi seni  rupa.    Hal  ini sudah cukup membuktikan bahwa apresiasi terhadap karya-karya  beliau  mencakup  arena yang begitu luas. Pameran ini menghadirkan sebuah aspek di dalam rangkaian karya-karya Umi Dachlan selama ini, yang kemudian   bisa  diberi istilah mythomorphic – hadirnya wujud dan simbol-simbol arkhaik serta dimensi-dimensi mitologi religius.  Lukisan   The   Old   Wall  (1998 ) atau Surat dari Nairobi ( 1987 ) misalnya, merefleksikan  ihwal mitomorfik tersebut. Gejala serupa, dalam batas-batas tertentu, kita temukan juga   lukisan berjudul Untitled (1997, 2005, 2006) – serial lukisan yang menghadirkan koin-koin kuno di atas kanvas. Begitupula pada cara Umi Dachlan memanfaatkan warna- warna  serta  mengabtraksikan bentuk- bentuk  tribal,  cukup membuktikan gejala mythomorphic ini.