Stop Press!!

Pelukis SALIM telah berpulang ke Rahmatullah tanggal 13 Oktober 2008 jam 17:15 waktu setempat.  Pelukis Salim meninggal dunia di rumah sakit Neuilly Sur Seine-Paris, France, dalam usia 100 tahun 1 bulan 10 hari. Sampai saat terakhir pikiran beliau masih cerdas, malah menanyakan berapa skor pertandingan sepak bola antara Prancis dan Rumania.

Sore tadi, Bapak Maruli Tua Sagala sebagai Kuasa Usaha a.i. dan Staf KBRI Paris, sudah datang melayat. Juga para sahabatnya. Almarhum Salim rencananya akan dikebumikan hari Jumat, 17 Oktober 2008.

Ed Zoelverdi

Sumber: http://edzoelverdi.com/

Berita Pers / Press Release

Pameran / EXHIBITION

SALIM / SIAPA SALIM
2nd – 14th September 2008


Sdrku Sdr. Yazir,

Apa yang saya akan tulis ini pada Sdr. ialah pengalaman saya di Paris di th. 1950. Ini adalah pertama kali saya menginjak Paris. Langsung saya kepingin sekali ketemu Sdr. Salim pelukis Indonesia yang ada di Paris dan belum pernah pulang ke Indonesia. Begitu saya ketemu saya kaget luar dugaan dan merasa bahagia. Apa sebab? Saya kira tadinya, Sdr Salim dalam seninya barat. Betul-betul tidak. Dia tetap timur Indonesia. Dalam garis-garisnya, saya lihat inti-inti batik, yang zoodanis verwerk menjadi khas pribadinya. Linier sekali drawingnya.

Inilah pendapat saya,

Affandi 1983

Cemara 6 Galeri bekerjasama dengan Pusat Kebudayaan Perancis (CCF) Jakarta, didukung oleh Galeri Nasional Indonesia akan menggelar karya-karya Salim di Galeri Nasional mulai tanggal 2 – 14 September 2008. Pameran ini bertujuan untuk memberikan cakrawala pada khalayak seni di tanah air terhadap kekaryaan Salim, selama 70 tahun ia berkarya. Mengiringi pameran, akan diproduksi video dokumenter tentang Salim yang menyampaikan perjalanan artistik tokoh Salim. Karya-karya perupa saat ini akan mendampingi karya-karya Salim yang merupakan hasil penafsiran atas imaji karya maupun sosok Salim, maupun alam pikirannya. Lewat dialog imajiner, para perupa muda ini akan memberikan gambaran terhadap makna karya dan sosok Salim secara berbeda.

Pembukaan
Selasa/ Tuesday, 2nd September 2008.
16.30 WIB

Officiated by
Mr. Fauzi Bowo
Governor of DKI Jakarta.

Tempat
Galeri Nasional Jakarta
Jl. Medan Merdeka Timur No: 14
Jakarta Pusat

Akan dilanjuti dengan /Followed with : ‘ Buka Puasa’

Buka umum hingga / The Exhibition open for public from until 14th September 2008.
Monday – Saturday: 10.00 – 19.00. Sunday: 11.00 – 18.00

RSVP:
(Etty / Ame ) Phone: +62 – 21 3911823 , +62 – 21 31924505. Fax: +62 – 21 3918761
e-mail: info_cemara6@ yahoo.com

Website: http://www.cemara6galeri. wordpress. com

Program:

Rabu / Wednesday, 3rd September 2008. 15.00 – 17.00

Art Talk with :
Dr. Agus Burhan (Art Historian)
Ajip Rosidi (Poet)
Bambang Budjono ( Art Critics)

Moderated by Bambang Subarnas

at Ruang Seminar / Seminar Room, National Gallery of Indonesia.

Akan dilanjuti dengan /Followed with : ‘ Buka Puasa’

SALIM. dilahirkan didekat Medan, tahun 1908. Menginjak usia dua belas tahun (1920), ia bertolak ke Eropa dan menetap di sana hingga tahun 1931, di saat mana dia kembali ke tanah air dan bergabung bersama Mohammad Hatta dalam Partai Pendidikan Nasional Indonesia, hingga tahun 1934. Situasi di tanah air dirasakan kian membelenggunya, terutama setelah teman-temannya – antara lain Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir – ditangkap dan diasingkan oleh Pemerintah kolonial Belanda. Salim lebih memilih kehidupan yang bebas, sekalipun dihadang berbagai kesulitan. Ia berhasil lolos melarikan diri dan segera berangkat ke Perancis yang sudah pernah dikenalnya.
Untuk sementara tinggal di Marseille, kemudian pindah ke Paris yang waktu itu menjadi tujuan para pelukis dunia yang mendambakan kebebasan. Beberapa waktu kemudian dia merasa lebih tertarik untuk pindah ke Séte, sebuah kota kecil yang terletak di tepi laut di Perancis Selatan. Kemudian dia pindah lagi ke Paris yang pada waktu itu umum dianggap sebagai pusat budaya di Eropa. Di kota Paris inilah dia lama menetap hingga sekarang, dengan diselingi beberapa kali kembali ke tanah air, yaitu pada tahun 1954, 1956, 1971, 1974 dan 1990, untuk sekaligus berpameran.
Pameran kali ini menyertakan karya-karya Salim sejak dekade 1950-an hingga 2004-an. Juga akan ditayangkan video wawancara dengan salim, foto dan arsip-arsip lainnya.

Perupa partisipasi SIAPA SALIM: Eddie Hara, Muhammad Reggie Aquara, Tommy Aditama Putra, Indra Gunadharma, Hamdan Omar, Syahrizal Pahlevi, Helmut Huang, Bibianna Lee, Nurhidayat, Yus Herdiawan, Magdalena Pardede, Mujahidin Nurrachman, Dandi Achmad Ramdhani (Achong), Erik Pauhrizi, Yogie Achmad Ginanjar, E. Ariardian Pramunindyo. Tiap perupa akan menafsirkan sosok dan karya Salim dengan masing-masing kecenderungan.

Penyelenggara :
Cemara 6 Galeri, Galeri Nasional Indonesia, CCF

Didukung oleh:
Peperina, BOR

Media Partner:
The Jakarta Post, ARTI, Majalah Visual Arts, Metro TV,
Harper Bazaar, Bravacasa, Esquire

more info:

https://cemara6galeri.wordpress.com/collections/salim-1908-2008-at-national-galeri-jakarta/

See other Photos

https://cemara6galeri.wordpress.com/collections/salim-1908-2008-at-national-galeri-jakarta/opening-evening/